"It matters not the number of year in your life. It is the life in your years" - Abraham Lincoln
Untuk menyambut berkurangnya umurku satu tahun lagi, inilah puisiku mengenai paradoks umur, semoga menginspirasi! :)
----------------------------
Paradoks Umur
Ulang tahun seringkali dirayakan sebagai pertambahan umur
Padahal sebenarnya bukan seperti itu
Sesungguhnya
Umur telah berkurang
Pengalamanlah yang bertambah
Ingatlah kawan
Umur kita di dunia ini bagaikan awan
Yang sebentar terbentuk
Terbang melintasi ufuk
Kemudian makin menebal
Dan semakin tebal
Kemudian pada akhirnya jatuh
Sebagai titik-titik air yang membasahi bumi
Dan awan yang sama tak kan pernah kembali ada lagi
Demikianlah engkau
Engkau menjalani hidup ini
Berkelana melintasi langit kehidupan
Belajar mengepakkan sayap untuk terbang ke depan
Melewati berbagai kesulitan
Dan dari sana didapat pengalaman
Pengalaman yang terus menebal dalam hatimu
Kemudian pada akhirnya kita turunkan pada penerusmu
Dan ujungnya ketika waktunya tiba
Engkau harus relakan hidupmu lenyap
Dan dirimu yang sama tak kan pernah terulang ada lagi
Inilah hidupmu yang singkat
Kesempatanmu sangatlah terbatas
Namun nilai suatu hidup tidaklah diukur dari berapa panjang umurmu
Tapi lewat betapa banyaknya nilai yang kau toreh lewat hidupmu
Lewat betapa banyak orang yang telah merasakan berkat darimu
Dan terutama bagaimana engkau berjalan dalam kehendak Sang Pencipta
Mintalah Ia mengajarimu untuk menghitung hari-harimu
Sehingga engkau berbijaksana menggunakan hidupmu
Bersandarlah selalu pada-Nya
Karena Ia akan selalu membuat segala sesuatu menjadi indah pada waktunya
